Kebangkitan Besar

Kebangkitan Besar
Showing posts with label Pdt.John Panggabean. Show all posts
Showing posts with label Pdt.John Panggabean. Show all posts

Monday, April 4, 2011

Rumah Idaman Tuhan

Pdt John Panggabean

Ayat bacaan 1 Korintus 3:16 dan 6:19

Dalam perjanjian lama dituliskan tentang tiga rumah Tuhan.
Yang pertama adalah Tabernakel dan Tuhan sendiri yang menentukan bagaimana Tabernakel ini dibuat mulai dari bahan dan ukuran dan siapa yang boleh membangunnya. Yang kedua adalah Pondok Daud, dimana Tuhan suka hadir dan berbicara dengan Daud. Yang ketiga adalah Bait Allah yang dibangun oleh Salomo. Tuhan bisa hadir dan menyatakan kemulian-Nya di ketiga tempat di atas, tetapi Tuhan tidak berdiam dan tinggal di sana.

Dan karena ketiga tempat di atas dibangun oleh tangan manusia yang berdosa, maka ketiga tempat tersebut sudah musnah rata dengan tanah.
Dalam 2 Tawarikh 6:29-30, Salomo berdoa kepada Tuhan bahwa ketika bangsa Israel berdoa menghadap Bait Allah agar Tuhan menolong dan mengampuni mereka. Tetapi melalui percakapan Yesus dengan perempuan Samaria, Yesus membatalkan ketentuan tentang berdoa menghadap Bait Allah. Tuhan ingin menunjukkan bahwa tubuh kita ini adalah rumah Tuhan yang dibangun dengan tangan Tuhan sendiri dan bukan oleh tangan manusai yang berdosa.

Karena tubuh kita adalah rumah idaman Allah, maka ada empat hal yang perlu kita mengerti:

1. Jangan takut dan jangan kuatir
Di dalam Alkitab ditulis kata-kata jangan takut dan jangan kuatir sebanyak 365 kali, sama dengan banyaknya hari dalam satu tahun. Sesuatu yang ditulis berulang-ulang dalam Alkitab menunjukkan bahwa Tuhan ingin menyampaikan pesan yang penting, agar kita tidak takut dan kuatir dalam kehidupan ini. Ia tahu dan sudah menunggu kita di depan untuk memberikan berkat-Nya.

2. Jaga lidah dan perkataan kita
Berhati-hatilah dengan lidah dan perkataan yang keluar dari mulut kita, karena kita adalah rumah Tuhan yang berarti perkataan kita mengandung daya cipta. Ketika kita berkata berkat maka berkat yang terjadi dan ketika kita berkata kutuk maka kutuk yang terjadi.

3. Rawatlah rumah Allah
Kita adalah manusia roh yang mempunyai jiwa dan tinggal dalam tubuh karena itu rawatlah manusia roh kita dengan memiliki kehidupan doa. Kapanpun dan dimanapun kita berada teruslah bercakap-capak dan berdoa kepada Tuhan.

4. Doa kita didengar Tuhan
Roh yang ada di dalam kita berdoa kepada Bapa dengan doa-doa yang tidak terucapkan oleh kita. Dan ketika kita merasa bahwa doa kita belum dijawab oleh Tuhan, itu karena Tuhan sudah punya rencana yang indah untuk kita.

Tuhan Yesus memberkati

Perlombaan Iman

Pdt. John Panggabean

Setiap kita tentunya mengetahui hal perlombaan olahraga atau bahkan kita juga pernah mengikutinya. Namun kali ini kita akan belajar mengenai perlombaan iman, berikut adalah ciri-ciri perlombaan iman :

1.Penyelenggara – TUHAN
2.Yang diperjuangan - HIDUP YANG KEKAL
3.Kompetitor / lawan – PENGUASA-PENGUASA DI UDARA
4.Kesempatan – HANYA 1 KALI SAJA
5.Waktu – SEWAKTU-WAKTU
6.Cabang pertandingan – SEMUANYA termasuk GAYA HIDUP

Dalam semua perlombaan selalu ada titik start dan titik finish untuk menentukan menang atau kalah. Demikian juga kita start dimulai sejak kehidupan kita dan finish ketika kita sudah pulang ke rumah kita di Sorga.

Supaya kita bisa memenangkan pertandingan-pertandingan yang kita ikuti berikut tips untuk kekasih Tuhan :

1.MELUPAKAN MASA LALU DAN TANGGALKAN BEBAN DOSA [Ibrani 12:1]. Seringkali hidup kita dibayangi dengan pengalaman-pengalaman masa lalu dan kemudian mengkhawatirkan masa depan. Ayat ini mengajak kita untuk tidak menyesali peristiwa yang lalu sebab untuk setiap hal yang terjadi pada hidup kita Tuhan sedang merangkai jalan hidup kita menjadi indah. Lebih baik kita menerima masa lalu, berdamai dengan masa lalu dan mengerjakan apa yang ada di hadapan kita sekarang. Tuhan Yesus sudah menyediakan buat kekasih Tuhan masa depan yang penuh harapan.

2.FOKUS PADA TUHAN YESUS KRISTUS. Kekasih Tuhan dengan selalu memfokuskan diri kepada Tuhan Yesus akan menjadikan diri kita melekat erat padaNya dan hidup akan lebih baik. Masalah-masalah yang kita alami akan terlewatkan karena kita melalui bersamaNya. Barangkali kekasih Tuhan masih ingat kesaksian seorang Pendeta yang mengajak putranya naik gunung, karena kelelahan si anak minta gendong pada ayah yang juga sudah kelelahan. Kemudian sang ayah mengajak bercerita anaknya hingga sampai di puncak gunung. Karena fokus pada ceritera ayahnya sang anak melupakan kelelahannya dan tujuan utama mereka sampai ke puncak gunungpun tercapai.

3.BERTANDING UNTUK MENANG . Perlombaan Iman itu bukanlah pilihan namun suatu kewajiban [Ibrani 12:1] “sebab itu milikilah sikap sebagai seorang pemenang”, adapun ciri-ciri seorang pemenang adalah :
1.Memiliki rasa percaya diri yang tinggi / adequate to high self esteem
2.Tidak melihat kelebihan orang lain sebagai suatu ancaman atau dapat menerima kelebihan orang lain sebagai kekuatan team.
3.Jeli melihat dan memanfaatkan kesempatan serta bisa menciptakan peluang-peluang yang berkesinambungan dan terstruktur.
4.Bersedia untuk berbagai atau bermental kelimpahan.
5.Akhiri pertandingan dengan baik. Setiap pertandingan yang kita temukan pasti ada pelajaran berharga yang terdapat di dalamnya. Setiap penugasan, setiap peran, setiap tanggungjawab yang diberikan pada kita selalu mengandung sesuatu pelajaran yang akan memperkaya iman dan pengalaman hidup kita. Tuhan akan menganugerahkan working diligence untuk setiap manusia.

Selamat menikmati setiap pertandingan yang ada, ciptakan peluang-peluang untuk memenangkan pertandingan dengan cara Israel bukan cara “Mesir zaman Musa”, lupakan beban masa lalu, selesaikan dengan tuntas dan cepat supaya kita naik ke kelas yang lebih tinggi dan Tuhan Yesus selalu di depan untuk memurnikan iman kita.
Tuhan Yesus Memberkati