Kebangkitan Besar

Kebangkitan Besar

Sunday, April 24, 2011

Tuhan Akan Bertindak


Pdt Ronny Soedjak
Bethany Jakarta - KTC

"O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya! Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? Atau siapakah yang pernah memberikan sesuatu kepada-Nya, sehingga Ia harus menggantikannya?
Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!

(Roma 11:33-36)


Pada Yohanes 11, Alkitab menceritakan tentang Lazarus yang sedang sakit.
Seperti yang kita tahu, Lazarus beserta Maria dan Marta adalah suatu keluarga yang dicintai oleh Tuhan, dan mereka tinggal di Betania.Maria sendiri ialah perempuan yang pernah meminyaki kaki Tuhan dengan minyak mur dan menyekanya dengan rambutnya.

Saat Lazarus sedang sakit,maka kedua perempuan itu mengirim kabar kepada Yesus: "Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit. Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian. Apa yang dilakukan Yesus? Ia sengaja menunda, sehingga ketika Yesus tiba, didapati-Nya Lazarus telah empat hari berbaring di dalam kubur.

Namun cerita itu tidak berhenti sampai disana,karena pada akhirnya Yesus membangkitkan Lazarus dari kematiannya. Hari-hari ini apapun "kematian" yang sedang kita hadapi, Tuhan juga ada disana, dan Dia sanggup untuk membangkitkan asal kita: Tetap percaya,maka Tuhan akan bertindak. Dia sanggup membalikkan keadaan kita.

Kisah yang lain,ada di kitab Ester dimana bangsa Yahudi sedang dalam keadaan terjepit.
Di kitab Ester 3, ketika Haman melihat, bahwa Mordekhai tidak berlutut dan sujud kepadanya, maka sangat panaslah hati Haman,tetapi ia menganggap dirinya terlalu hina untuk membunuh hanya Mordekhai saja, karena orang telah memberitahukan kepadanya kebangsaan Mordekhai itu. Jadi Haman mencari ikhtiar memunahkan semua orang Yahudi, yakni bangsa Mordekhai itu, di seluruh kerajaan Ahasyweros.

Namun pada malam sebelum bangsa Yahudi hendak dibinasakan, raja Ahasyweros tidak dapat tidur dan ia minta dibacakan kitab pencatatan sejarah. tentu hal ini bukanlah hal yang lazim dilakukan seorang raja. Di malam itu juga terjadi pembalikkan keadaan, dimana Mordekhai, seorang yang dilupakan raja, tiba-tiba diingat dan diangkat tinggi oleh raja.
Bersama dengan Ester, dia membalikkan keadaan, Haman musuh mereka disulakan.
Bukan hanya itu, bahkan raja mengeluarkan titah dan undang-undang baru yang membuat di tiap-tiap daerah dan di tiap-tiap kota, membuat musuh bangsa Yahudi ditimpa ketakutan kepada orang Yahudi.

Mari kita serahkan setiap pergumulan hidup kita, tetap percaya dan Tuhan akan bertindak untuk membalikkan keadaan. Mazmur 37:5 "Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak"

No comments:

Post a Comment